Rabu, 02 Agustus 2017

Bincang Pagi Fakultas Desain Esa Unggul Bersama Radio KBR


Acara Radio Show Ruang Publik bersama KBR
Acara Radio Show Ruang Publik bersama KBR
Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Esa Unggul kembali mengadakan bincang pagi dengan Kantor Berita Radio (KBR). Setelah sebelumya talkshow KBR bersama dengan Program Studi Farmasi Esa Unggul tiga pekan lalu, kali ini giliran Fakutas Desain dan Ilmu Kreatif (FDIK) Esa Unggul yang berbincang memperkenalkan Produknya kepada 100 radio KBR di seluruh Indonesia.
Program Talkshow KBR bersama FDIK mengambil tema “Program Kreatif Sebagai Penggerak Ekonomi” menghadirkan tiga narasumber yakni Rektor Esa Unggul Dr.ir. Arief KusUma, M.B.A, Dekan FDIK Oskar Judianto, S.Sn.,MM., M.Des dan Ketua Jurusan Desain Produk Jhon Viter M.S.Des., M.Des.
Dalam bincang pagi tersebut Oscar Judianto Dekan FDIK, menjelaskan mengenai berbagai keunggulan yang didapat oleh mahasiswa Fakultas Desain dalam menjalani perkuliahan Desain di Esa Unggul. Salah satunya ialah keunggulan dari segi praktikum dan kesesuaian pekerjaan yang akan didapatkan oleh mahasiswa yang berkuliah di Fakultas Desain Esa Unggul.
“Keunggulan yang kami tawarkan pada fakultas desain Esa Unggul yakni kami mendorong mahasiswa untuk belajar lebih aktif hal ini didukung dengan sistem pengajaran kami yang mengutakan segi praktikum, tentunya komposisi praktik dengan teori sudah kami atur yakni 30 persen teori dan 70 persen praktik. Sehingga nantinya lulusan kami secara Hard Skill bisa lebih siap di dunia pekerjaan,”tutur Oskar, Rabu (02/08/2017).
Oskar pun menambahkan keunggulan lainnya yang bisa didapatkan jika ada anak muda yang tertarik dengan FDIK Esa Unggul yakni mereka akan diberikan ruang ekspresi seluas-luasnya dengan mengikuti berbagai ajang pameran produk kreatif dan desain baik tingkat nasional dan internasional.
“Di Fakultas Desain Esa Unggul, kami memberikan ruang seluas-luasnya kepada para mahasiswa yang ingin berkarya dan mempunyai karya desain yang unik dan kreatif, salah satunya kami dorong untuk memamerkan hasil karyanya pada ajang-ajang pameran nasional dan internasional. contohnya kemarin kita ikuti ajang pameran Casa dan yang paling anyar kita mengikuti ajang internasional yakni Thailand Expo 2017,” katanya.
Senada dengan Oskar, Kajur Desain Produk Esa Unggul Jhon Viter pun mengungkapkan di Esa Unggul pembelajaran mengenai desain, khusunya desain produk harus menyesuaikan dengan perkembangan atau tren yang sedang berkembang saat ini. Hal ini penting dilakukan karena mahasiswa Esa Unggul harus dapat tanggap terhadap kebutuhan pasar tanpa harus meninggalkan idealisme yang dimiliki oleh para mahasiswa yang nantinya akan menjadi pekerja Desain.
“Pembelajaran desain di Esa Unggul ini menitikberatkan pada proses kreatif, dalam artian kami mendorong mahasiswa desain untuk mengikuti arus perkembangan desain yang saat ini sangat cepat berubah. Saya ambil contoh produk handphone, desainnya kan setiap tahun bahkan bulan terus dinamis dan berubah, untuk itu penting bagi para mahasiswa untuk mempelajari isu-isu desain produk yang sedang tren, atau bahkan berpikir untuk memunculkan sebuah tren desain,” ucap Viter.
Viter pun menerangkan jika para lulusan Desain Produk di Esa Unggul memiliki peluang pekerjaan yang sangat luas, selain dikarenakan jurusan ini terkait dengan produk-produk teknologi yang sering berkembang kebutuhan akan lulusan dari desain produk sangat dicari dengan dunia industri bahkan banyak pula lulusan desain Esa Unggul yang menjadi seorang Enterpreneur (Wirausaha).
“Nantinya jika mereka lulus dari Desain Produk Esa Unggul, mereka tidak akan khawatir untuk mendapatkan pekerjaan karena industri desain ini sangatlah luas, kebutuhan akan lulusan desain dewasa ini sangat meningkat. Apalagi lulusan kami juga dibekali dengan jiwa enterpreneurship (kewirausahaan), jadi selain menjadi pelengkap industri kreatif lulusan kami pun menjadi pelaku industri ini,” ucapnya.
Sementara itu, penyiar radio KBR Swarah Madiena yang menjadi pemandu acara bincang Talkshow tersebut mengungkapkan sangat antusias dengan siaran yang dilakukan bersama dengan Universitas Esa Unggul. Selain membawa suasana baru dalam siaran, dia juga tertarik dengan bincang-bincang mengenai pendidikan.
“Seru sih siaran radionya disini, ada angin baru soalnya selama ini saya hanya siaran di kantor saja sekarang bisa siaran di lingkungan pendidikan berasa seperti jadi mahasiswa lagi,” terangnya.
Begitu Interaktifnya Acara Ruang Publik KBR
Begitu Interaktifnya Acara Ruang Publik KBR
Wanita yang juga menjadi News Anchor di TVRI ini pun berharap kerjasama KBR dengan Esa Unggul nantinya dapat kembali terjalin, kerana menurutya promosi melalui siaran radio saat ini sangatlah efektif disamping karena segmentasi pendengar KBR itu menyentuh ke berbagai kalangan, siaran ini pun mengudara di 100 radio yang tersebar di seluruh provinsi Indonesia.
“Bincang-bincang tadi sangat menarik, ini bisa mejadi nilai tambah bagi Universitas Esa Unggul untuk dapat mempromosikan program studi di beberapa fakultasnya. Bahkan dari saat live interaktif banyak yang menanyakan terkait biaya kuliah di Esa Unggul apakah terjangkau atau tidak, ini menandakan banyak masyarakat yang tertarik dengan promosi yang dilakukan Esa Unggul khususnya FDIK. Mudah-mudahan bisa lanjut kerjasama Esa Unggul dengan KBR,”tutupnya.
Talkshow Program Ruang Publik KBR dengan Esa Unggul mengambil tempat di pelataran taman yang berhadapan langsung dengan kolam dan air mancur Universitas Esa Unggul. Dalam Talkshow tersebut set-up yang dihadirkan juga melibatkan beberapa karya produk dari mahasiswa Fakultas Desain dan Ilmu Kreatif Universitas Esa Unggul di antaranya produk yang dipamerkan yakni Desain sepeda moderen, Desain pesawat dan desain kesenian patung.
Acara yang dimulai dari pukul 09.00 hingga 10.00 WIB itu berlangsung seru dan atraktif karena menerima pertanyaan dari para pendengar setia KBR. Selain bisa mendengar lewat radio talkshow ini, program KBR ini juga disiarkan secara live Streaming di situs berbagi video Youtube.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar